Jumat, 28 Agustus 2015

Cara Memperbesar Otot

Sesuai dengan judulnya,saya disini ingin berbagi ilmu sebenarnya saya juga sedang mencoba untuk memperbesar otot,karena ini juga sebuah ilmu maka saya juga menyampaikannya untuk kalian para pembaca...oke tak usah banyak cing-cong berikut ini cara-caranya yang saya ambil di berbaggai sumber :

* Push Up
Merupakan cara yang ampuh dan banyak dibuktikan oleh banyak orang. Coba pikir jika kamu bisa push up hingga 200X dalam satu hari. cara melatihnya mudah. Jadi begini, kamu targetkan dalam satu hari kamu harus push up 50X dalam sehari. Setiap habis solat 10X jadi satu hari 50X. kemudian jarak antara waktu diperdekat. Semula sehabis solat maka buat menjadi 3 jam sekali 10X push up hinggan total push up 50X.akhirnya kamu bisa push up sekaligus 50X. lakukan hingga anda bisa 200X.(cara ini digunakan untuk memperbesar otot tangan)

* Barble
Dengan menggunakan beban yang satu ini / barble akan membuat otot mengencang dan terasa keram lakukan latihan ini dari tahap sederhana / beban kecil,hingga ke tahap berat / beban besar.(cara ini digunakan untuk memperbesar otot tanga)

* Sit Up
lakukan sit up dengan baik. si up yang tepat adalah ketika anda telah melakukannya anda tidak merasakan sakit pinggang tapi merasakan perut anda keram/semacamnya.(cara ini digunakan untuk memperbesar otot perut)

* Menaikkan dan Menurunkan Kaki
Anda tidur terlentang. kemudian angkat kaki hingga tegak lurus membentuk sudut 90 derjat. Kemudian turunkan perlahan dengan tanpa menggerak tubuh anda. Usahakan ketika anda mengangkat kaki, kaki dalam keadaan rapat. lakukan terus berulang-ulang.(cara ini digunakan untuk memperbesar otot perut)

* Chair Dips | 3 Set 10-12 Repetisi



Cara melakukannya:
  • Tempatkan kedua tangan pada kursi dengan jarak selebar bahu
  • Angkat tubuh Anda dengan mengkontraksikan otot dada, bahu dan tricep bersamaan
  • Tekuk lutut Anda ke arah belakang
  • Turunkan tubuh secara perlahan ke bawah dengan posisi punggung tetap lurus
  • Kembali ke posisi semula.(cara ini digunakan untuk memperbesar otot dada)
 * Pull Up | 3 Set 8-10 Repetisi



Cara melakukannya:
  • Genggam palang pullup selebar bahu
  • Gunakan tipe pegangan overhand
  • Pastikan tubuh menggantung dengan lengan lurus
  • Tarik tubuh Anda ke atas hingga dada menyentuh palang
  • Turunkan kembali tubuh ke posisi semula
  • Ulangi(cara ini digunakan untuk memperbesar otot dada)

Senin, 03 Agustus 2015

Bercocok tanam bawang daun


Cara menanam bawang daun dalam pot

Cara menanam bawang daun dalam pot
Cara menanam bawang daun dalam pot atau polybag tidak jauh berbeda dengan budidaya di lahan terbuka. Jenis benih yang ditanam dan pupuk yang diperlukan relatif sama. Hanya saja jenis media tanamnya berbeda sehingga memerlukan perlakuan khusus.
Bawang daun (Allium fistulosum) merupakan jenis sayuran yang sering dijadikan bumbu atau bahan penyedap masakan. Bentuk daunnya bulat panjang, berongga seperti pipa. Ujungnya meruncing sedangkan pangkalnya padat berwarna putih. Pada jenis yang lain seperti Allium porum bentuk daunnya pipih seperti pita.
Daerah paling ideal untuk menanam bawang daun adalah dataran tinggi dengan rentang ketinggian 900-1700 meter dpl. Suhu pertumbuhan ideal berkisar 19-24oC dengan kelembaban 80-90%. Meskipun begitu, bawang daun masih bisa tumbuh di dataran rendah yang bersuhu panas.
Pada kesempatan kali ini alamtani akan mengulas cara menanam bawang daun dengan media tanam yang diletakkan dalam pot atau polybag. Hal-hal pokok yang dibahas antara lain, cara membenihkan, membuat media tanam, teknis budidaya dan perawatan hariannya.

Menyiapkan benih

Seperti telah disinggung sebelumnya, terdapat dua jenis bawang daun yakni Allium fistulosum atau bawang daun bakung dan Allium porum bawang daun prei. Saat ini yang banyak dibudidayakan di Indonesia adalah jenis bawang daun bakung.
Bawang daun bisa diperbanyak secara generatif maupun vegetatif. Perbanyakan generatif adalah perbanyakan bibit tanaman melalui biji atau benih. Sedangkan perbanyakan vegetatif adalah perbanyakan tanaman dengan cara memecah anakan dari rumpun utama.
Perbanyakan benih secara generatif didapatkan dengan menyemai biji atau benih terlebih dahulu. Sebelum benih disemai siapkan media penyemaian terlebih dahulu, lihat cara membuat media persemaian. Adapun cara penyemaiannya adalah sebagai berikut:
  • Bila tempat persemaian berupa bedengan tebarkan benih bawang daun dalam alur yang telah dibuat sedalam 1 cm. Jarak antar alur 10 cm.
  • Bila tempat persemaian berupa tray semai atau polybag, letakan benih bawang daun dalam setiap wadah 1-2 biji. Tanam sedamal 10 cm.
  • Tutup tempat persemaian dengan karung goni yang dibasahi atau daun pisang. Setelah benih berkecambah, buka penutup tersebut.
  • Lakukan penyiraman setiap hari, pagi dan sore hari. Berikan pupuk urea, ZA atau pupuk cair organik. Pemberian pupuk urea dan ZA sebaiknya dilarutkan dalam air. Kemudian siramkan pada media semai. Bila menggunakan pupuk organik cair, encerkan terlebih dahulu sebelum disiramkan.
  • Bibit bawang daun yang telah berumur 2 bulan atau tingginya mencapai 10-15 cm, sudah siap dipindahkan ke tempat pembesaran.
Perbanyakan benih vegetatif bisa diambil dari tanaman bawang daun yang telah berumur lebih dari 2,5 bulan. Penampakan tanaman yang akan diambil harus memiliki rumpun banyak, terlihat segar, tidak terserang hama dan penyakit. Cara menyepihnya adalah sebagai berikut:
  • Bongkar rumpun tanaman bawang daun beserta akar-akarnya. Cara membongkar jangan dicabut, melainkan digali dengan tangan atau kored.
  • Bersihkan dengan tangan tanah-tanag yang menempel disekitar akar. Buang daun dan akar yang terlihat layu atau tua.
  • Pecah-pecah rumpun tanaman tersebut menjadi beberapa bibit tanaman atau anakan. Setiap anakan sebaiknya terdiri dari 1-3 batang.
  • Papas daun bagian atas untuk mengurangi penguapan. Pemapasan dilakukan kira-kira sepertiga bagian dari atas. Pemapasan juga akan merangsang tumbuhnya tunas baru.
  • Bibit bawang daun yang telah disiapkan bisa langsung ditanam. Bila bibit tersebut tidak langsung ditanam, sebaiknya lama penyimpanan tidak lebih dari 5-7 hari dengan penyimpanan di tempat teduh dan lembab.

Menyiapkan media tanam

Media tanam pot atau polybag untuk menanam bawang daun sama dengan menanam jenis sayuran lainnya. Pada dasarnya media tanam tersebut harus bersifat poros, subur, gembur dan banyak mengandung bahan organik. Tingkat keasaman tanah yang untuk menanam bawang daun berkisar pH 6,5-7,5.
Media tanam pot atau polybag terdiri dari tanah, kompos dan arang sekam dengan perbandingan 2:1:1, atau tanah dan pupu kandang dengan perbandingan 2:1. Untuk mengetahui lebih detail silahkan baca kembali artikel tentang cara membuat media tanam sayuran.
Aduk media tanam yang dipilih hingga merata, kemudian masukkan ke dalam pot atau polybag yang telah dipersiapkan. Padatkan media tanam dengan tangan tangan, jangan diinjak karena akan menjadi terlalu padat. Untuk polybag bisa menggunakan ukuran 0.08 x 30/15 x 30, sedangkan untuk pot kira-kira seukuran kaleng cat 5 kg.

Cara menanam bawang daun

Untuk cara menanam bawang daun secara organik, bibit langsung ditanam. Sedangkan untuk cara non-organik bibit bisa direndam dahulu dalam larutan fungisida sebelum ditanam. Perendaman dilakukan pada dosis rendah, 30-50% dari dosis anjuran selama 10-15 menit. Fungsinya untuk menghindari serangan jamur pada akar.
Buat lubang tanam pada pot atau polybag yang telah disiapkan. Dalam lubang tanam sekitar 10 cm. Masukan bibit tanaman, satu wadah untuk satu tanaman. Posisi tanaman tegak berdiri. Kemudian tutup dengan media tanam hingga kuat mencengkeram. Siram bibit tersebut agar tetap lembab.
Waktu yang tepat untuk penanaman pada pagi data sore hari. Saat matahari tidak terlalu terik sehingga suhu udara dan laju respirasi tidak terlalu tinggi. Letakkan pot atau polybag di tempat yang mendapat penyinaran matahari penuh.

Penyiraman dan pemupukan

Penyiraman pada awal pertumbuhan sebaiknya dilakukan setiap hari. Dalam tanaman hendaknya tanah atau media tanam jangan terlalu basah atau becek, air tergenang, karena bisa menyebabkan busuk akar.
Selanjutnya, penyiraman bisa dilakukan setiap 2-3 hari sekali, atau tergantung kondisi cuaca dan keadaaan media tanam. Waktu penyiraman yang paling baik, pagi sebelum jam 9.00 atau sore hari setelah pukul 17.00.
Untuk cara menanam bawang daun organik, berikan pupuk kompos atau pupuk kandang pada hari minggu ke-4 sebanyak satu kepalan tangan untuk setiap wadah dan diulang pada minggu ke-8. Pupuk ditabur di sekitar pangkal batang tanaman.
Sedangkan untuk cara menanam bawang daun non-organik, bisa diberikan pupuk urea atau ZA pada minggu ke-3 dan minggu ke-6. Jumlah pupuk sekitar 5 gram per wadah. Pemberian pupuk sebaiknya dilarutkan dalam air, kemudian disiramkan pada media tanaman.
Bisa juga dengan menambahkan pupuk daun atau pupuk organik cair apabila dibutuhkan. Pemberian pupuk disemprotkan pada daun secara merata atau dikocorkan ke tanah. Aplikasi pupuk bisa diberikan mulai hari ke-10 dan diulang setiap 10 hari hingga 3-4 kali.

Pemanenan

Bawang daun bisa dipanen setelah berumur 2,5 bulan sejak bibit ditanam, 5 bulan dari biji mulai disemai. Ciri-ciri bawang daun siap panen adalah jumlah rumpunnya mulai banyak dan sebagian daunnya sudah ada yang menguning. Panen sebaiknya dilakukan pagi atau sore hari.
Namun untuk keperluan harian tidak perlu menunggu hingga tanaman bawang daun siap panen. Tanaman yang telah berumpun banyak bisa diambil sebagian kapan saja. Dan sisanya dibiarkan tumbuh.
Di lahan terbuka, produktivitas bawang daun bisa menghasilkan hingga 10-40 ton/hektar. Produktivitas ini tergantung pada kualitas benih, teknis budidaya dan kecocokan geografis.

Mungkin itu yang bisa saya sampaikan wassalam bye...

KEBODOHAN INDONESIA AKIBAT DARI KURANG TERDIDIKNYA GENERASI MUDA

INI PATUT DICERMIN?

Foto-foto Ospek dan MOS paling memalukan dari Indonesia
Ospek paling parah. ©2015 merdeka.com/istimewa
Merdeka.com - Kritik terhadap pelaksanaan Ospek dan Masa Orientasi Siswa (MOS) makin keras. Kegiatan yang ditujukan bagi para anak baru itu dinilai kurang bermanfaat dan hanya menjadi ajang balas dendam para senior.

Seringkali hukuman atau perbuatan para senior kelewat batas. Para siswa baru benar-benar diperlakukan seperti binatang dan orang tak normal.

Berikut beberapa foto Ospek dan MOS paling parah dan memalukan.

1. Didandani seperti Alien
Hampir setiap peserta Ospek dan MOS didandani seperti makhluk dari antah berantah. Kata para senior, tujuannya membuat mereka percaya diri dan tahan banting. Benarkah?


2. Disuruh ciuman sesama jenis
Entah apa maksud para senior memaksa junior mereka melakukan hal memalukan seperti ini?



3. Beradegan mesum


4. Disuruh gigit sandal jepit



5. Peluk pohon dan perilaku tak senonoh

Sampai-sampai dibuat meme:

Nol Percent Band

Nol Percent Band
Musik menyatukan kita